
Suaranarasi.com – Tim Kampanye Daerah (TKD) Lampung, Capres dan Cawapres Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka, Dr. Sopoan Sitepu., S.H., M.H., M.kn menilai debat Capres yang dilaksanakan tersebut sama sekali tidak menularkan pendidikan di kalangan rakyat Indonesia.
Menurut dia, debat terkait pertahanan tersebut seharusnya kedua Paslon Capres nomor urut satu dan tiga tidak seharusnya mendesak Paslon nomor urut dua untuk memaparkan soal pertahanan Indonesia.
“Dalam hal perdebatan yang harus dilihat adalah substansi apa yang diperdebatkan. Tentunya semua itu adalah untuk kemajuan bangsa negara dan ke mana negara ini akan dibawa oleh pemimpin yang akan dipilih rakyat,” kata di Bandarlampung, Jumat.
Dia melanjutkan, dalam perdebatan jika telah menyimpang dan mengarah pada pribadi maka hal tersebut sama saja tidak memberikan pendidikan kepada rakyat.
Saat ditanyai terkait nilai dalam perdebatan yang diberikan oleh Paslon satu dan tiga, ia mengungkapkan bahwa hal tersebut harus dilihat dari logika dan pemikiran.
“Maksudnya begini yang berhak menilai itu siapa? Biasanya yang berhak menilai itu adalah antara guru dan murid atau wasit dan pemain. Tapi jika derajat dan level nya sama apa haknya untuk menilai. Jadi dalam hal menilai itu sebenarnya tidak etis,” kata dia.
Sopian sitepu menambahkan masalah perdebatan terkait pertahanan merupakan suatu hal yang sensitif. Oleh karena itu, apa yang telah dilakukan Prabowo dalam debat tersebut telah baik dan benar sesuai dengan tupoksi nya sebagai Menteri Pertahanan.
“Jangankan pertahanan, urusan dapur saja sebenarnya tidak boleh dipublikasi. Apalagi ini urusan pertahanan, urusan negara. Saya kira yang dilakukan Prabowo sudah dewasa dan sudah sesuai,” katanya.




