
Suaranarasi.com – SD Negeri 3 Perumnas Way Kandis sukses menggelar kegiatan Panen Karya sebagai puncak dari pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan dua tema utama, yaitu Kearifan Lokal dan Gaya Hidup Berkelanjutan, pada hari sabtu,24 mei 2025
Acara ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari siswa, guru, orang tua, dan para tamu undangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Sekolah Kota Bandar Lampung, Ibu Aisya Maqdisiana, M.Pd, yang memberikan apresiasi tinggi atas semangat kolaboratif dan kreativitas yang ditunjukkan seluruh warga sekolah.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang mendorong peserta didik untuk belajar melalui pengalaman dan aksi nyata.
Selain itu, Ketua Komite Sekolah, Bapak Panut Hadi Pranoto, dan Ibu Lurah Perumnas Way Kandis, Ibu Susiana, S.T., juga turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Keduanya mengapresiasi semangat anak-anak dalam melestarikan budaya lokal serta menjaga lingkungan melalui karya-karya inovatif yang ditampilkan.
Dalam panen karya ini, siswa-siswi memamerkan berbagai hasil proyek, mulai dari kerajinan tangan berbasis bahan daur ulang, pertunjukan seni daerah, kuliner tradisional, hingga ikon sekolah yang diresmikan secara simbolis.
Ikon tersebut dibangun menggunakan ECOBRIK, yaitu botol plastik bekas berisi sampah anorganik padat, sebagai simbol komitmen sekolah terhadap pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah yang bijak.
Kepala SD Negeri 3 Perumnas Waikandis, Soviyanti, M.Pd menyampaikan bahwa panen karya ini bukan hanya ajang unjuk hasil, tetapi juga bentuk pembelajaran bermakna yang mengakar pada nilai-nilai luhur budaya serta kepedulian terhadap bumi.
Melalui kegiatan ini, SD Negeri 3 Perumnas Way Kandis membuktikan bahwa pelajar Indonesia mampu menjadi generasi yang kreatif, peduli, dan berkarakter, siap menghadapi tantangan masa depan tanpa melupakan akar budaya dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Pada kegiatan itu pula, tambah dia, dirinya berharap baik kepada seluruh guru maupun murid agar agar terus berkarya memanfaatkan di sekitar sehingga dapat berguna bagi seluruh masyarakat.
“Tentu saya juga berharap agar seluruh guru-guru terus ajarkan kepada murid-murid tentang kerajinan tangan ini. Saya juga minta kepada adik-adik melalui ini agar dapat jadikan pelajaran yang berguna untuk ke depan. Mari kita sama-sama jaga karya kita bersama ini,” katanya.





