
Suaranarasi.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro saat pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Utama Lapas Metro, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pegawai serta warga binaan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan peningkatan nilai spiritual di lingkungan Pemasyarakatan.
Sejak pagi hari, warga binaan bersama petugas telah mempersiapkan pelaksanaan salat Idul Adha dengan tertib dan penuh antusias. Lapangan utama Lapas Metro yang menjadi lokasi pelaksanaan salat tampak dipenuhi jamaah yang mengikuti ibadah dengan khusyuk.
Pelaksanaan Salat Idul Adha berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Momentum hari raya kurban tersebut menjadi sarana mempererat kebersamaan antara petugas dan warga binaan dalam suasana religius dan penuh makna.
Selain menjadi bentuk pelaksanaan ibadah, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan di Lapas Metro. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan warga binaan dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki diri, serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Usai pelaksanaan salat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban berupa tiga ekor kambing di lingkungan Lapas Metro. Proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dan melibatkan petugas serta warga binaan dengan tetap memperhatikan kebersihan dan ketertiban.
Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban merupakan bagian dari pembinaan spiritual yang memiliki makna penting bagi warga binaan maupun petugas.
“Hari Raya Idul Adha menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh jajaran pegawai maupun warga binaan”, kata Tunggul dalam keterangannya.




